GRESIK – Di tengah dinamika dunia kerja yang semakin kompetitif, memilih lembaga pendidikan anak usia dini yang mampu memberikan pengasuhan sekaligus pendidikan berkualitas menjadi prioritas utama bagi para bunda karier.
Kekhawatiran akan tumbuh kembang buah hati saat ditinggal bekerja seringkali menjadi beban pikiran tersendiri. Menjawab kebutuhan tersebut, KB-TK YIMI Gresik hadir sebagai mitra strategis dan pilihan paling tepat dengan komitmen nyata melalui slogan “Oke Agamanya, Top Pendidikannya”.
Sekolah yang berlokasi di jantung kota Gresik ini tidak hanya menawarkan kurikulum akademik konvensional, tetapi juga penanaman karakter spiritual yang sangat mendalam.

Hal ini memberikan ketenangan bagi para ibu yang bekerja, karena mereka tahu buah hati mereka berada di tangan para pendidik yang mampu memberikan bekal moralitas untuk dunia dan akhirat.
KB-TK YIMI menetapkan metode pembelajaran yang merupakan paradigma baru di bidang pendidikan anak usia dini, yakni metode yang sepenuhnya berpusat pada anak.
Kepala KB-TK YIMI Gresik, Kristantin, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa salah satu keunggulan mutlak sekolahnya adalah penerapan Metode Sentra.
Melalui metode ini, sekolah menghadirkan simulasi dunia nyata di dalam kelas agar proses belajar dan bermain terasa lebih bermakna dan aplikatif bagi anak-anak.

“Melalui kegiatan belajar seraya bermain yang menyenangkan di sentra-sentra ini, kami membantu para orang tua untuk mendidik dan mengarahkan putra-putrinya secara islami ke arah yang lebih baik. Kami ingin memberi bekal moralitas yang kuat agar mereka tumbuh menjadi anak yang dapat kita banggakan di dunia dan akhirat,” ujar Kristantin saat ditemui di sela kegiatannya.

Eksplorasi Kreatif Melalui Enam Sentra Utama
KB-TK YIMI mengoperasikan enam sentra utama yang dirancang untuk mengoptimalkan berbagai aspek kecerdasan anak. Dimulai dari Sentra Religi yang menjadi fondasi penguatan akidah, hingga Sentra Persiapan yang melatih kesiapan literasi dan numerasi.
Bagi anak yang memiliki kecerdasan spasial, Sentra Balok menjadi tempat mereka mengasah logika dan konstruksi, sementara Sentra Bahan Alam memfasilitasi eksplorasi sensorik melalui interaksi dengan elemen-elemen alam.
Tak kalah menarik, terdapat Sentra Main Peran yang sangat efektif membangun kemampuan sosial dan empati anak, serta Sentra Cooking yang mengenalkan konsep sains sederhana sekaligus melatih kemandirian melalui aktivitas yang mengasah sklill enterpreneur anak.
Sinergi enam sentra ini memastikan bahwa setiap anak mendapatkan stimulasi yang seimbang sesuai dengan minat dan bakat unik mereka masing-masing. (rir)
