GRESIK – Sebanyak 751 murid KB-TK, SD, dan SMP YIMI Gresik memperingati Hari Santri Nasional 2026 pada Kamis (22/10). Melalui rangkaian kegiatan di seluruh jenjang pendidikan, peringatan ini menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, semangat perjuangan, serta kecintaan terhadap tradisi pesantren sejak dini.

Peringatan Hari Santri Nasional di YIMI Gresik dikemas melalui berbagai kegiatan edukatif dan religius yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing. Meski berbeda bentuk kegiatan, seluruhnya memiliki tujuan yang sama, yakni membentuk generasi berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki semangat meneruskan perjuangan para ulama.

Di jenjang SMP YIMI Gresik, peringatan Hari Santri diisi dengan salat Duha, istigasah, selawat Nabi, Mahallul Qiyam, serta tasmi Al-Qur’an. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi sarana bagi murid untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus meneladani kehidupan para santri.

Sementara itu, murid KB-TK YIMI Gresik mengikuti kegiatan yang dikemas secara lebih menyenangkan dan sesuai usia. Mereka menonton film perjuangan santri, menampilkan selawat bersama setiap kelas, serta membuat kreasi topi santri.

Kirab Santri hingga Pembacaan Kitab Kuning
Suasana berbeda terlihat dalam peringatan Hari Santri di SD YIMI Gresik. Para murid mengikuti kirab santri dari sekolah menuju Pendopo Alun-Alun Gresik.
Setibanya di lokasi, mereka menampilkan kemampuan literasi kitab klasik pesantren, mulai dari Aqidatul Awam, Amtsilah Tashrifiyah atau sorof, Nadzom Alala, hingga Arba’in Nawawi.

Penampilan tersebut semakin istimewa dengan pembacaan kitab gundul Ta’limul Muta’allim secara kolosal. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengenalan sekaligus upaya melestarikan tradisi pembelajaran kitab kuning di lingkungan pendidikan.
Dalam pesan peringatan Hari Santri, salah seorang guru YIMI Gresik menekankan pentingnya membentuk generasi yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki prestasi dan akhlak mulia.

“Santri masa kini harus mampu meneruskan perjuangan para ulama, bukan hanya melalui ilmu agama, tetapi juga prestasi, akhlak mulia, dan kontribusi nyata bagi bangsa. Semoga murid YIMI tumbuh menjadi generasi yang kuat agamanya dan unggul pendidikannya.”
Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, YIMI Gresik berharap seluruh murid dapat meneladani perjuangan para santri dan ulama. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal untuk membentuk generasi yang religius, berkarakter, dan berprestasi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
